BULLYING:LUKA YANG DIANGGAP BIASA

Menurut saya, bullying adalah salah satu masalah terbesar yang sering terjadi di kalangan remaja, namun sayangnya masih banyak yang menganggapnya “biasa” atau “cuma bercanda”. Padahal, dampaknya sangat serius, bukan hanya untuk korban, tetapi juga untuk suasana sekolah dan hubungan pertemanan secara keseluruhan.

Seringkali kita mendengar kalimat seperti, “Ah, dia cuma bercanda kok,” atau “Jangan baper, itu hanya gurauan.” Padahal, bagi korban, ejekan atau perlakuan kasar itu bisa meninggalkan luka yang dalam dan membuat mereka merasa rendah diri, takut, bahkan depresi.

Menurut saya, sebagai remaja, kita harus lebih peka. Teman bukan hanya tempat berbagi tawa, tetapi juga tempat merasa aman. Kalau kita diam saja melihat bullying, itu artinya kita ikut membiarkan hal itu terjadi. Mencegah bullying bukan berarti harus berkelahi, tapi kita bisa mulai dengan hal sederhana: menegur teman yang suka mengejek, menghibur korban, atau melaporkan kejadian tersebut ke guru.

Penting juga untuk diingat, pertemanan sejati tidak pernah menjatuhkan. Jika ada teman yang merasa “berkuasa” karena mengejek orang lain, sebenarnya itu bukan tanda kuat, melainkan tanda bahwa ia punya masalah yang belum diselesaikan.

Sebagai remaja, kita harus saling mendukung, bukan saling menjatuhkan. Karena suasana sekolah atau lingkungan yang ramah dan saling menghargai akan membuat semua merasa nyaman, berani berkembang, dan menjadi versi terbaik dari diri sendiri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KEDAMAIAN

ALAM

TUGAS BAHASA INDONESIA PJJ